Aku Tidak Mau Kamu yang Menyakitiku

Picture from: Pinterest

Jumat, 10 Juli 2020

22.00

Aku Tidak Mau Kamu yang Menyakitiku

Aku bisa menjadi pembertahan paling tangguh dalam hidup ini. Siapapun bisa mencoba menyakitiku. Tapi aku akan menahannya dan tidak ada yang bisa menghancurkan pertahananku. Tidak satupun. Tidak siapapun, kecuali kamu. Ya. Kecuali kamu.

Aku tidak mau kamu yang menyakitiku. Karena kamu adalah pemegang ekspektasi terbaikku. Di tanganmulah tergenggam palu paling keras yang dapat dengan mudah menghancurkan tembok pertahananku bahkan yang paling kuat sekalipun sampai berkeping-keping. Pun ditambah dengan energi paling dahsyat yang waktu itu entah sengaja atau tidak telah kamu rebut dariku. Aku bisa jadi benar-benar lebur olehmu.

Karena itulah, aku memutuskan untuk pergi sejauh-jauhnya darimu. Lari secepatnya ke arah yang kupastikan akan terus membelakangimu. Aku cuma mau kabur dan tidak lagi menemuimu. Juga memang sengaja tidak menyempatkan diri untuk mengatakan apa-apa padamu. Aku terlalu takut. Aku terlalu takut kalau-kalau saja kamu benar-benar tahu semua itu dan memang berencana menghancurkanku sepenuhnya.

Jadi, biarlah. Aku mengikhlaskan semuanya ada padamu. Aku merelakan ekspektasi terbaikku dan energi paling dahsyat itu ada bersamamu.

Tapi aku tetap dan memang akan terus pergi darimu. Tidak akan kuijinkan apapun itu membawaku kembali lagi padamu. Tidak sampai kamu dan jalan kembali itu benar-benar lenyap dari bumiku.

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tunawisma yang Sedang Mencari Rumahnya

Dendam yang Manis

Bukan Review Makanan