Aku Tidak Mau Kamu yang Menyakitiku
Jumat, 10 Juli 2020
22.00
Aku Tidak Mau Kamu yang Menyakitiku
Aku bisa menjadi pembertahan paling tangguh dalam hidup ini.
Siapapun bisa mencoba menyakitiku. Tapi aku akan menahannya dan tidak ada yang
bisa menghancurkan pertahananku. Tidak satupun. Tidak siapapun, kecuali kamu.
Ya. Kecuali kamu.
Aku tidak mau kamu yang menyakitiku. Karena kamu adalah
pemegang ekspektasi terbaikku. Di tanganmulah tergenggam palu paling keras yang
dapat dengan mudah menghancurkan tembok pertahananku bahkan yang paling kuat sekalipun
sampai berkeping-keping. Pun ditambah dengan energi paling dahsyat yang waktu
itu entah sengaja atau tidak telah kamu rebut dariku. Aku bisa jadi benar-benar
lebur olehmu.
Karena itulah, aku memutuskan untuk pergi sejauh-jauhnya
darimu. Lari secepatnya ke arah yang kupastikan akan terus membelakangimu. Aku
cuma mau kabur dan tidak lagi menemuimu. Juga memang sengaja tidak menyempatkan
diri untuk mengatakan apa-apa padamu. Aku terlalu takut. Aku terlalu takut
kalau-kalau saja kamu benar-benar tahu semua itu dan memang berencana
menghancurkanku sepenuhnya.
Jadi, biarlah. Aku mengikhlaskan semuanya ada padamu. Aku
merelakan ekspektasi terbaikku dan energi paling dahsyat itu ada bersamamu.
Tapi aku tetap dan memang akan terus pergi darimu. Tidak
akan kuijinkan apapun itu membawaku kembali lagi padamu. Tidak sampai kamu dan
jalan kembali itu benar-benar lenyap dari bumiku.

Komentar
Posting Komentar