Mimpi – Mimpi Senja
Coretan 2015
Matahari terbias awan tepat pada persadanya.
Hantaran senja pada temaram cakrawala.
Lihatlah lambaian – lambaian cahya tatkala
lindapnya!
Dengarlah panggilan sendu jiwa – jiwa yang merana!
Karena tak semua batang tumbang itu lapuk, tanpa
asa.
Terkadang, ada yang menunggu dalam pengandaian
bagai jelaga.
Rasakan renyai pada diri yang kian rana,
Pengharapan aku pada jiwa – jiwa bertahta mulia.
Lantas ketika bola merah itu terbenam ditelan
belantara,
Masih adakah teruna – teruna ugahari yang punya
asa?
Atau dara – dara desa yang punya mimipi akan
tahta?
Kalap bersama lingkup temaram falak kala senja.
Setelah disusun berbaris, seketika karam! Jadi
nista!!!
Penuturan – penuturan malaikat kadang menjelma
bagai mahligai di tengah rana.
Aku terseok, terhuyung, dan akhirnya terpatri
disana.
Tanpa kata, apalagi frasa.
Seandainya asa itu tumbuh dan bersua dengan cinta,
Maka akan kulupakan semua bilur dan kuganti dengan senyum.

Komentar
Posting Komentar